Mengenal lebih dalam Jarak Pagar
Paper Penilaian Hutan
Medan, Oktober
2019
KARAKTERISTIK DAN MANFAAT EKONOMI TANAMAN
JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.)
JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.)
Dosen Penanggungjawab:
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si .
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si
171201193
Budidaya Hutan 5

PROGAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2019
KATA PENGANTAR
Puji
syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan
Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis
dapat menyelesaikan penulisan paper ini. Paper yang berjudul “Karakteristik dan Manfaat Ekonomi Tanaman Jarak Pagar (Jatropha Curcas L.)”
ini dibuat untuk memenuhi syarat tugas matakuliah
Penilaian Hutan mengenai manfaat
ekonomi HHBK bagi mahasiswa di
Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.
Paper ini memuat keterangan mengenai manfaat ekonomi HHBK. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen mata
kuliah Penilaian Hutan Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si . dan
teman-teman di lingkungan kampus
yang telah ikut serta membantu dalam penyelesaian paper ini dengan memberikan ide dan dorongan semangat.
Penulis
menyadari bahwa dalam penulisan paper ini masih terdapat kekurangan. Oleh
karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun
sangat diharapkan oleh penulis.
Medan,
Oktober
2019
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Kebutuhan
bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia akhir-akhir ini semakin meningkat seiring
dengan meningkatnya angkutan transportasi berbahan bakar minyak dan mesin
lainnya yang menggunakan bahan bakar minyak. Sampai saat ini Indonesia bukan
lagi sebagai pengekspor minyak bumi tapi justru sekarang Indonesia sebagai
pengimpor minyak dari luar negeri khususnya dari Arab. Untuk itu perlu
dicarikan sumber alternatif dan jarak pagar (Jatropha curcas L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki
potensi sebagai sumber bahan bakar nabati (BBN).
Bahan
bakar nabati berasal jarak pagar memiliki beberapa kelebihan. Keuntungan yang
dimiliki jarak pagar dibandingkan dengan tanaman lainnya karena tanaman ini
hanya memiliki sedikit fungsi lain dan terbatas, sehingga persaingan
penggunaannya juga terbatas. Selain ramah lingkungan minyak jarak pagar bukan
termasuk minyak yang dapat dimakan (edible oil) sehingga harga bahan bakunya
lebih murah dan tidak bersaing dengan pangan.
Jarak
Pagar (Jatropha curcas L.) merupakan
tanaman tahunan yang belum banyak dibudidayakan secara komersial. Jarak pagar
sangat berpotensi sebagai penghasil minyak nabati karena dapat diolah menjadi
bahan bakar pengganti minyak bumi (biodiesel). Namun selama ini tanaman jarak
pagar tidak mendapat perhatian khusus karena penerapan kebijakan subsidi yang
sangat besar untuk bahan bakar minyak (BBM), sehingga mengolah minyak jarak
tidak menguntungkan. Kini saatnya kita mulai memanfaatkan potensi jarak pagar
lebih maksimal.
Semua
bagian tanaman jarak pagar dapat dimanfaatkan. Telah lama diketahui bahwa
tanaman ini memiliki daya pengobatan, terutama untuk penyakit kulit, mengurangi
rasa sakit, dan pencahar. Minyak yang diperoleh dari biji jarak, secara
tradisional digunakan untuk mengatasi gangguan pada kulit, bengkak, maupun
terkilir. Minyak biji jarak pagar sebaiknya memang tidak digunakan secara oral
(melalui mulut) karena mengandung racun yang membahayakan jika dikonsumsi,
yaitu berupa phorbol ester dan curcin.
Biji
yang terdiri dari 60% daging biji (kernel) dan 40% kulit. Daging biji jarak
pagar mengandung sekitar 50% minyak sehingga dapat diekstraksi menjadi minyak jarak
dengan cara mekanis ataupun ekstraksi dengan pelarut seperti heksana.
Viskositas minyak jarak pagar lebih kecil dibandingkan minyak nabati lainnya.
Komponen terbesar minyak jarak adalah trigliserida yang mengandung asam lemak
oleat dan linoleat. Surfaktan adalah zat aktif permukaan atau molekul-molekul
yang diadsorbsi antar muka (cairan dengan cairan, padatan dengan Universitas
Sumatera Utara padatan, cairan dengan udara) sehingga dapat menurunkan tegangan
antarmuka. Molekul surfaktan selalu terdiri dari gugusan lipofilik (yang suka
lemak) dan gugusan hidrofilik (yang suka air).
Untuk
mengatasi permasalahan ini diperlukan budidaya kultur jaringan (in vitro). Kultur jaringan tanaman
merupakan teknik menumbuhkembangkan bagian tanaman, baik berupa sel, jaringan,
atau organ dalam kondisi kultur yang aseptik secara in vitro. Perbanyakan secara kultur jaringan akan menawarkan
peluang besar untuk menghasilkan jumlah bibit yang banyak dalam waktu relatif
singkat. Selain itu kultur jaringan juga dapat mempertahankan sifat induk yang
unggul dan dapat menghasilkan bibit yang bebas cendawan, bakteri, virus dan
hama penyakit.
Salah satu faktor yang mempengaruhi
berhasil tidaknya pengadaan bibit jarak pagar melalui kultur jaringan adalah
adanya zat pengatur tumbuh (ZPT). Namun, kandungan hormon pada tanaman juga
harus diperhatikan. Hormon pada tanaman disebut juga fitohormon. Fitohormon
adalah senyawa-senyawa yang dihasilkan oleh tanaman tingkat tinggi secara
endogen.
1.2 Rumusan Masalah
Adapun
rumusan masalah dari paper ini adalah sebagai berikut :
1. Apa itu tanaman Jarak Pagar ?
2. Apa itu Kultur In Vitro pada tanaman Jarak Pagar ?
3. Apa saja Manfaat tanaman Jarak
Pagar ?
1.3 Tujuan
Adapun
tujuan dari paper ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui apa itu tanaman
Jarak Pagar
2. Untuk mengetahui Kultur In Vitro pada tanaman Jarak Pagar ?
3. Untuk mengetahui manfaat-manfaat
pada tanaman Jarak Pagar ?
BAB
II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
2.1 Mengenal Tanaman Jarak Pagar
Tanaman
jarak pagar (Jatropha curcas L.) merupakan tanaman asli Amerika Tengah
yang saat ini telah menyebar ke seluruh dunia terutama daerah tropika Tanaman
jarak pagar mulai banyak ditanam di Indonesia sejak masa penjajahan Jepang
untuk membudidayakan tanaman jarak. Hasilnya yang berupa biji digunakan untuk
membuat bahan bakar bagi pesawat-pesawat tempur Jepang. Oleh karenanya dalam
waktu singkat tanaman jarak pagar menyebar cukup luas, khususnya di Jawa Tengah
dan Jawa Timur. Wilayah Jawa Tengah meliputi daerah Semarang serta Solo dan
sekitarnya. Sementara, wilayah Jawa Timur meliputi Madiun, Lamongan,
Bojonegoro, Besuki, dan Malang. Dalam perkembangan selanjutnya, tanaman jarak
pagar meluas sampai di Kawasan Indonesia Timur, seperti Nusa Tenggara,
Sulawesi, dan sebagainya. Jadi, nama-nama lokal untuk jarak pagar dapat ditemukan
di daerah-daerah.
Jarak
pagar termasuk famili Euphorbiaceae, satu famili dengan karet dan ubi kayu.
Klasifikasi tanaman jarak pagar adalah sebagai berikut ;
Divisio :
Spermatophyta
Subdivisio :
Angiospermae
Klasis :
Dicotyledoneae
Ordo :
Euphorbiales
Familia :
Euphorbiaceae
Genus :
Jatropha
Spesies : Jatropha
curcas L.
Tanaman jarak pagar memiliki
beberapa nama daerah (lokal) antara lain jarak budeg, jarak gundul, arak cina
(Jawa); baklawah, nawaih (NAD); dulang (Batak); jarak kosta (Sunda); jarak kare
(Timor); peleng kaliki (Bugis); kalekhe paghar (Madura); jarak pager (Bali);
lulu mau, paku kase, jarak pageh (Nusa Tenggara); kuman nema (Alor); jarak
kosta, jarak wolanda, bindalo, bintalo, tondo utomene (Sulawesi); dan ai huwa
kamala, balacai, kadoto (Maluku). Tanaman jarak pagar termasuk perdu dengan
tinggi 1-7 m, bercabang tidak teratur. Batangnya berkayu, silindris dan bila
terluka akan mengeluarkan getah.
Jarak pagar tumbuh di dataran rendah
sampai ketinggian sekitar 500 mdpl. Curah hujan yang sesuai untuk tanaman jarak
pagar adalah 625 mm/tahun. Namun, tanaman ini dapat tumbuh pada daerah dengan
curah hujan antara 300–2.380 mm/tahun. Kisaran suhu yang sesuai untuk tanaman
jarak adalah 20–26oC. Pada daerah dengan suhu terlalu tinggi (di atas 35oC)
atau terlalu rendah (di bawah 15oC) akan menghambat serta mengurangi kadar
minyak dalam biji dan mengubah komposisinya.
Biasanya
jarak pagar ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman pagar yang serba guna,
meskipun manfaatnya yang paling menonjol adalah sebagai tanaman obat. Para pakar
botani menggolongkannya sebagai tanaman perdu. Tingginya biasanya 3-6 meter,
terkadang juga bisa mencapai tinggi lebih dari itu pada lahan yang subur dan
perkembangannya tidak terganggu (terutama oleh manusia). Daunnya biasanya
berlekuk 3-5, terkadang ada yang sampai 7. Lekukan bisa dangkal atau agak
dalam. Panjang helaiannya 10-19 cm, urat daun menjari, warna helaian daun hijau
muda sampai hijau tua polos. Warna pucuk daun kebanyakan hijau muda tetapi ada
juga yang kecoklatan atau kemerahan. Kedudukan daun berselang-seling, sekilas
seperti berhadapan melingkari batang (spiral). Bunganya muncul di bagian ujung
batang, pada ketiak daun. Panjang tangkai bunga 3-12 cm. Bunga jantan dan
betina terpisah, terdapat di ujung-ujung tangkai bunga. Bunga betina sedikit
lebih besar dibandingkan dengan jantan. Bunganya berwarna kuning kehijauan.
Jumlah
cabang primer jarak pagar antara lima sampai delapan. Berdasarkan bunga yang
dimiliki, tanaman jarak pagar dapat dibedakan atas tiga macam. Karakter
pertama, tanaman hanya memiliki bunga jantan saja.Karakter kedua, tanaman
memiliki bunga jantan dan betina dalam satu tanaman. Karakter ketiga, tanaman
memiliki bunga jantan dan hermaphrodith dalam satu tanaman. Jumlah kapsul per
pohon antara 3 sampai 72 kapsul.Bentuk kapsul bulat, oblong, dan ovoid.
Jumlah biji per kapsul tiga, berat kering rata-rata 20 biji antara 9 sampai15
kg.
Kelebihan
minyak jarak pagar dibanding dengan solar adalah pada minyak jarak pagar banyak
terdapat oksigen sehingga pembakarannya sempurna. Hal ini menimbulkan gas
buangan yang lebih bersih dan tidak berbahaya. Sementara solar tidak memiliki
oksigen sehingga gas buangnya berkarbon monoksida, berasap, kotor, dan
berbahaya.
2.2
Kultur In Vitro Jarak Pagar
Kultur
jaringan didefinisikan sebagai suatu teknik menumbuhkembangkan bagian tanaman,
baik berupa sel, jaringan, atau organdalam kondisi aseptik secara in vitro,
yang dicirikan oleh kondisi kultur yang aseptik, penggunaan media kultur buatan
dengan kandungan nutrisi lengkap dan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) serta kondisi
ruang kultur yang suhu dan pencahayaannya terkontrol.
Pengetahuan
yang baik tentang kebutuhan hara sel dan jaringan yang dikulturkan akan
mempengaruhi keberhasilan dalam teknologi serta penggunaan metode in vitro.
Hara yang terdapat dalam media terdiri atas komponen utama meliputi garam
mineral, sumber karbon (gula), vitamin dan zat pengatur tumbuh. Aplikasi kultur
jaringan pada awalnya ialah untuk propagasi tanaman. Selanjutnya penggunaan
kultur jaringan lebih berkembang lagi yaitu untuk menghasilkan tanaman yang
bebas penyakit, koleksi plasma nutfah, memperbaiki sifat genetika tanaman,
produksi dan ekstaksi zat-zat kimia yang bermanfaat dari sel–sel yang
dikulturkan.
Sifat
kompeten, dediferensiasi dan determinasi sel atau jaringan eksplan sangat
penting agar terjadi organogenesis atau embriogenesis pada eksplan. Suatu sel
atau jaringan dikatakan kompeten jika sel atau jaringan tersebut mampu
memberikan tanggapan terhadap signal lingkungan atau signal hormonal. Bentuk
tanggapannya berupa pertumbuhan dan perkembangan diri yang mengarah ke proses
organogenesis atau embriogenesis. Eksplan yang dikondisikan di lingkungan
dengan penambahan ZPT yang cocok akan menjadi kompeten untuk membentuk organ
atau embrio. Istilah lain proses ini adalah induksi (inductive event).
Dediferensiasi adalah berubah kembalinya fungsi sel-sel yang tadinya sudah
terdiferensiasi menjadi tidak terdiferensiasi. Sedangkan determinasi adalah
tertentukan nasibnya. Contohnya, sel atau jaringan eksplan yang dikulturkan
terdeterminasi menjadi organ atau embrio.
Perbanyakan
tanaman melalui kultur jaringan (in vitro)
menawarkan peluang besar untuk menghasilkan jumlah bibit tanaman yang banyak
dalam waktu relatif singkat sehingga lebih ekonomis. Teknik perbanyakan tanaman
ini dapat dilakukan sepanjang waktu tanpa tergantung musim. Selain itu,
perbanyakan tanaman dengan teknik in vitro mampu mengatasi kebutuhan
bibit dalam jumlah besar, serentak, dan bebas penyakit sehingga bibit yang
dihasilkan lebih sehat serta seragam. Oleh sebab itu, kini perbanyakan tanaman
secara kultur jaringan merupakan teknik alternatif yang tidak dapat dihindari
bila penyediaan bibit tanaman harus dilakukan dalam skala besar dan dalam waktu
relatif singkat.
Teknik kultur in vitro mempunyai
keuntungan diantaranya menghemat waktu dan tenaga Keuntungan lain yang dapat
diperoleh adalah tidak tergantung musim, dapat diproduksi dalam jumlah cukup
banyak dengan kondisi terkontrol dan dapat diproduksi sesuai dengan kebutuhan.
2.3 Manfaat Jarak Pagar
Saat
ini pemerintah tengah mencanangkan program penggunaan minyak jarak pagar
(Jathropa Curcas) sebagai pengganti minyak solar secara nasional. Program ini
dapat berhasil dengan baik jika terjadi kerjasama yang baik diantara pemerintah
dan masyarakat. Masalahnya adalah sebagaian masyarakat yang sudah terbiasa
menggunakan bahan bakar minyak sebagai sumber energi utama belum mengetahui
adanya sumber energi alternatif ini. Untuk itulah masyarakat harus mengetahui
manfaat dan keunggulan sumber energi alternatif ini agar kerjasama yang baik
tersebut dapat terwuju digunakan infrastruktur sekarang ini.
Biodiesel
merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono--alkyl ester dari rantai
panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin
diesel dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak sayur atau lemak
hewan.
Tanaman
jarak pagar merupakan salah satu tumbuhan yang dapat digunakan untuk
menghasilkan sumber energi alternatif. Sumber energi yang dihasilkan dari
tanaman ini berupa biodiesel yang berguna untuk menggantikan fungsi solar pada
mesin diesel.
Manfaat
Penggunaan Biodiesel dari Tanaman Jarak bagi masyarakat Indonesia di Bidang
Ekonomi adalah dengan dihijaukannya kembali lahan-lahan kritis, berarti akan
membuka lapangan pekerjaan baru yang layak bagi masyarkat. Mereka dapat bekerja
sebagai petani yang menanam dan merawat tanaman-tanaman jarak yang akan
digunakan sebagai bahan baku biodiesel. Buah jarak yang dihasilkan dijual
kepada perusahaan yang mengolahnya menjadi biodiesel dengan harga tertentu.
Dalam hal ini peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam hal penyediaan bibit dan
penentuan harga minimum dari buah Jarak Pagar, agar petani tidak dirugikan.
Jika
petani diberi hak mengelola tiga hektar lahan kering, dengan kerapatan tanaman
2500 pohon per hektar dan produktivitas 10.000 kilogram biji per hektar serta
harga biji lima ratus rupiah per kilogram, setiap keluarga petani akan
memperoleh panghasilan satu juta dua ratus lima puluh ribu per bulan hanya
berasal dari penjualan biji jarak.
Pemerintah hendaknya mulai merancang
UU mengenai penggunaan biodiesel di indonesia, sehingga biodiesel benar-benar
dapat diterapkan di Indonesia secara optimal. Pemerintah hendaknya memberikan
penyuluhan dan penerangan pada masyarakat luas mengenai manfaat dan keuntungan
yang diperoleh dari biodiesel. Pemerintah harus menyediakan tempat-tempat
penjualan biodiesel, sehingga biodiesel dapat diperoleh dengan mudah oleh
konsumen. Selain itu pemerintah juga harus mengatur sistem perdagangan
biodiesel di Indonesia.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
1.
Tanaman jarak pagar ditanam sebagai
tanaman hias atau tanaman pagar yang serba guna, meskipun manfaatnya yang
paling menonjol adalah sebagai tanaman obat.
2.
Bunga tanaman jarak pagar dapat
dibedakan atas tiga macam yaitu 1. Hanya memiliki bunga jantan saja, 2.
Memiliki bunga jantan dan betina dalam satu tanaman, 3. Memiliki bunga jantan
dan hermaphrodith dalam satu tanaman.
3.
Kelebihan minyak jarak pagar dibanding
dengan solar adalah pada minyak jarak pagar banyak terdapat oksigen sehingga
pembakarannya sempurna.
4.
Teknik perbanyakan tanaman melalui
kultur jaringan (in-vitro) ini dapat
dilakukan sepanjang waktu tanpa tergantung musim.
5.
Zat pengatur tumbuh yang banyak
digunakan dalam kultur jaringan adalah auksin dan sitokinin.
3.2 Saran
Untuk menambah pendapatan negara seharusnya mulai melakukan
pembudidayaan tanaman jarak pagar. Kayu jarak pagar merupakan kayu yang
memiliki nilai ekonomi tinggi. Penanaman jarak pagar yang relatif mudah juga
memberikan kemudahan tersendiri bagi pemerintah provinsi ataupun daerah untuk
melakukan pembudidayaan meranti. Selain untuk kebutuhan ekonomi, pembudidayaan jarak
pagar juga diharapkan bisa melestarikan hutan.
DAFTAR
PUSTAKA
Dwiyono,
E. 2009. Induksi Kalus Tanaman Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) dengan Perlakuan Kondisi
Gelap dan 2,4-D. Skripsi Fakultas Pertanian UNS. Surakarta.
Fatmawati,
A. 2008. Kajian Konsentrasi BAP dan 2,4-D terhadap Induksi Kalus Tanaman Artemisia annua L. secara In Vitro. Skripsi Fakultas
Pertanian UNS. Surakarta.
Fitriani,
H. 2008. Kajian Konsentrasi BAP dan NAA terhadap Multiplikasi Tanaman Artemisia annua L. secara In
Vitro. Skripsi Fakultas Pertanian UNS. Surakarta.
George,
E. F dan Sherrington, P. D. 1984. Plant
Propagation by Tissue Culture. Eastern Press. England.
Gustian.
2009. Upaya Perbanyakan Tanaman Penghasil Gaharu (Aquilaria malaccensisLamk)
secara In Vitro. http://repository.unand.ac.id/562/1/.
Hambali,
E. A., Suryani, Dadang, Hariyadi, H., Hanafie, I. K., Reksowardojo, M., Rivai,
M., Ihsanur, P., Suryadarma, S., Tjitrosemito, T. H., Soerawidjaja, T.,
Prawitasari, T., Prakoso, dan Purnama. 2006. Jarak Pagar Tanaman Penghasil
Biodiesel. Penebar Swadaya. Jakarta.
Hanifah,
N. 2007. Pengaruh Konsentrasi NAA dan BAP terhadap Pertumbuhan Eksplan
Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) secara In Vitro. Skripsi Fakultas
Pertanian UNS. Surakarta.
Hariyanti,
E., R. Nirmala, dan Rudarmono. 2004. Mikropropagasi Tanaman Pisang Talas dengan
Naphtalene Acetic Acid (NAA) dan Benzyl Amino Purine (BAP). Jurnal
Budidaya Pertanian 10 (1): 26-34.
Hendaryono,
D. P. S dan Wijayani A. 1994. Teknik Kultur Jaringan. Kanisius.
Yogyakarta.
Kalimuthu,
K, S., Paulsamy, R., Senthilkumar, Sathy H. 2007. In vitro Propagation of the
Biodiesel Plant Jatropha curcas L. Plant Tissue Culture & Biotechnology Journal 17(2):
137-147
kerennn😍😍
BalasHapusThank youuu
HapusSangat membantu saya
Hapusthankks pak atAs ilmunyA... 😀
Hapuskerennn😍😍
BalasHapusGood. 👍
BalasHapusThank youuuu
Hapusadakah faktor penentu dalam penanaman tanaman ini?
BalasHapusAda gan, salah satunya teknik penanamannya juga mempengaruhi pertumbuhan Jarak Pagar
HapusSangat membantu dalam pembuatan literatur 👍
BalasHapusWahh terimakasih yaaa
HapusSangat berguna sekali
BalasHapusThank youu
HapusBenar-benar menambah ilmu. Siip. Mantap lah.
BalasHapusWahh terimakasih yaaa
HapusSama-sama author. Ditunggu karya berikutnya.
HapusSangat menambah wawasan
BalasHapusThank youu
HapusBagus banget. Thanks infonya 🙏
BalasHapusThank youuu
HapusSangat menambah wawasan sekali...
BalasHapusThank youuu
HapusSangat membantu sekali
BalasHapusThank youu
HapusPerfect 😁
BalasHapusThank youu
HapusSangat bermanfaat
BalasHapusThank youu
HapusMantap👍
BalasHapusThank youu
HapusSemangat bg samuel
BalasHapusIyaa kamu jugaaa ya
HapusSangat membantu
BalasHapusThank youu
HapusThx infonya gan
BalasHapusTermakasih
BalasHapusTerimakasih kembali
HapusBisa jadi literatur
BalasHapusWahh thank youu
Hapus👍👍
BalasHapusThank youuu sist
Hapus👍👍👌👌
BalasHapusThank youuu
Hapus😉👍👍
BalasHapusThank youu
HapusNice min.. Lebih sering upload lagi ya min.. Hehehhe
BalasHapusIyaaaa so pasti gan, tunggu topik berikutnya yaaa
HapusGood.. 👍👍👍
BalasHapusThank youu
HapusMantap min
BalasHapusThank youu
HapusWhat a useful information👏tq
BalasHapusWahhh thankyouu
HapusI'm glad to hear that
Thanks for info nya ya
BalasHapusMakasih infonya min
BalasHapusTerimakasih kembali
HapusThanks infonya gannn 😉
BalasHapusTerimKasih kembali
Hapus😍😍
BalasHapusDi tunggu blog selanjutnya kakak
BalasHapusSiap kaka
HapusMakasih infonya ya. .
BalasHapusTerimakasih kembali
HapusThanks info nya gan
BalasHapusinformasi yang menarik dan bagus:)
BalasHapusWahh terimakasih yaaa
Hapusinformasi yang menarik dan bagus:)
BalasHapusinformasi yang menarik dan bagus:)
BalasHapusTrimakasih telah hidup untuk membuat artikel ini. Sangat membantu banget
BalasHapusWahhh saya turut senang mendengarnya
HapusTerimakasih
BalasHapusTerimakasih kembali
HapusInformasinya menarik
BalasHapusThank youu
HapusSangat membantu
BalasHapusThank youu
HapusSangat memotivasi
BalasHapusThank youuu
HapusSangat bermanfaat. Saya sukaaaaa
BalasHapusWahhh thank youu
HapusJadilah teladan bagi bangsa dan negara ini, tingkatkan prestasi mu gan
BalasHapusSo pasti gan, thank youu
HapusSangat membantu sekali
BalasHapusThank youu
Hapus👍👍👍
BalasHapusThank youu
HapusSangat bermanfaat
BalasHapusThank youu
HapusGood👌
BalasHapusThank youuu
HapusMenambah wawasan. 👍
BalasHapusThank youu
HapusSangat menambah wawasan bang heheh
BalasHapusWahh thank youu
HapusWaw sangat membantu bang, cocok jadi aslap bang, karena infonya akurat. Setelah itu lanjut jadi dosen bang. Di tunggu blog selanjutnya ya bang
BalasHapusHaha terimakasih yaa, semoga saja, tunggu topik berikutnya yaa ;)
HapusWah sangat menarik nih jarak pagar
BalasHapusBenar sekali, jarak pagar menarik perhatian orang ya kan haha
HapusSangat menambah wawasan bang
BalasHapusThank youu
HapusHmm mantapp bang
BalasHapusThank youuu
Hapus👌
BalasHapusThank youu
HapusMantap.
BalasHapusSangat menambah wawasan.
Terimakasihhh
HapusMantap bg
BalasHapusThank youu
HapusWahh ternyata jarak pagar banyak sekali manfaatnya
BalasHapusBenar sekali, banyak orang yg tidak tahu sebelumnya, semoga lewat membaca ini orang'' dapat mengetahui manfaat'' jarak pagar ;)
HapusBagus informasi yg di sampaikan, namun alangkah lebih bagusnya jika penyaji memberikan contoh penggunaan tanaman jarak sebagai bahan bakar di salah satu daerah dan juga penggunaan bahasa latih di miringkan atau garis bawahi. Terimakasih
BalasHapusTerimakasih masukkannya, lain kali akan lebih diperbaiki ;)
HapusBagus bang. Nambah wawasan
BalasHapusWahh thank youuu
Hapussangat bermanfaat jadi lebih tau informasi setelah baca blog ini trimakasih :)
BalasHapusNahh gitu dong, jadi kita sekarang sama'' tau ;) thank you yaks
HapusThanks infonya bg
BalasHapusManteeepppp bangggv
BalasHapusTerimakasihhh
HapusMantap bg
BalasHapusInfo nya sangat bermanfaat
Terimakasihhh
HapusMakasihh yaa bg infoonyaa, jadi betambah ilmuu kuuu tentang manfaat jarak pagar
BalasHapusSuksess terusss bg
Wahhh thank youu, memang ini info yg bagus pastinya
HapusMembantu kali bg
BalasHapusTerimakasihh
HapusKeren bg👍🙏
BalasHapusApa Itu budidaya Jarak pagar secara komersial? Bg!
Yap benar sekaliii
HapusBetul betul bermanfaat
BalasHapusThank youu
Hapuswoow
BalasHapusTerimakasihh
HapusWOW sangat bermanfaat sekali
BalasHapus